Daftar lengkap pemenang Ballon d’Or selalu menarik perhatian penggemar sepak bola karena penghargaan ini menjadi salah satu simbol prestasi individu paling bergengsi di dunia. Sejak pertama kali diberikan pada 1956, trofi tersebut telah dimenangkan oleh berbagai legenda, mulai dari Stanley Matthews, Johan Cruyff, Marco van Basten, hingga Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Setiap generasi menghadirkan pemain dengan kemampuan luar biasa yang meninggalkan jejak dalam sejarah sepak bola.
Memasuki 2026, persaingan penghargaan ini kembali menghadirkan nama besar. Harry Kane berhasil meraih Ballon d’Or putra 2026 setelah menjalani musim impresif bersama Bayern Munchen. Sementara itu, Alexia Putellas memenangkan kategori putri. Berikut daftar pemenang Ballon d’Or putra dari tahun ke tahun, dilanjutkan dengan daftar pemenang kategori putri sejak penghargaan tersebut diperkenalkan.
Daftar Pemenang Ballon d’Or Putra 1956-2026
Ballon d’Or pertama kali diberikan oleh majalah France Football pada 1956. Pada awal penyelenggaraannya, penghargaan ini hanya terbuka bagi pemain Eropa yang bermain di klub Eropa. Aturan tersebut kemudian diperluas sehingga pemain dari berbagai negara dapat bersaing memperebutkan gelar individu tersebut.
Berikut daftar lengkap pemenang Ballon d’Or putra berdasarkan tahun:
| Tahun | Pemenang |
|---|---|
| 1956 | Stanley Matthews |
| 1957 | Alfredo Di Stéfano |
| 1958 | Raymond Kopa |
| 1959 | Alfredo Di Stéfano |
| 1960 | Luis Suárez |
| 1961 | Omar Sívori |
| 1962 | Josef Masopust |
| 1963 | Lev Yashin |
| 1964 | Denis Law |
| 1965 | Eusébio |
| 1966 | Bobby Charlton |
| 1967 | Flórián Albert |
| 1968 | George Best |
| 1969 | Gianni Rivera |
| 1970 | Gerd Müller |
| 1971 | Johan Cruyff |
| 1972 | Franz Beckenbauer |
| 1973 | Johan Cruyff |
| 1974 | Johan Cruyff |
| 1975 | Oleh Blokhin |
| 1976 | Franz Beckenbauer |
| 1977 | Allan Simonsen |
| 1978 | Kevin Keegan |
| 1979 | Kevin Keegan |
| 1980 | Karl-Heinz Rummenigge |
| 1981 | Karl-Heinz Rummenigge |
| 1982 | Paolo Rossi |
| 1983 | Michel Platini |
| 1984 | Michel Platini |
| 1985 | Michel Platini |
| 1986 | Ihor Belanov |
| 1987 | Ruud Gullit |
| 1988 | Marco van Basten |
| 1989 | Marco van Basten |
| 1990 | Lothar Matthäus |
| 1991 | Jean-Pierre Papin |
| 1992 | Marco van Basten |
| 1993 | Roberto Baggio |
| 1994 | Hristo Stoichkov |
| 1995 | George Weah |
| 1996 | Matthias Sammer |
| 1997 | Ronaldo Nazário |
| 1998 | Zinedine Zidane |
| 1999 | Rivaldo |
| 2000 | Luís Figo |
| 2001 | Michael Owen |
| 2002 | Ronaldo Nazário |
| 2003 | Pavel Nedvěd |
| 2004 | Andriy Shevchenko |
| 2005 | Ronaldinho |
| 2006 | Fabio Cannavaro |
| 2007 | Kaká |
| 2008 | Cristiano Ronaldo |
| 2009 | Lionel Messi |
| 2010 | Lionel Messi |
| 2011 | Lionel Messi |
| 2012 | Lionel Messi |
| 2013 | Cristiano Ronaldo |
| 2014 | Cristiano Ronaldo |
| 2015 | Lionel Messi |
| 2016 | Cristiano Ronaldo |
| 2017 | Cristiano Ronaldo |
| 2018 | Luka Modrić |
| 2019 | Lionel Messi |
| 2020 | Tidak diberikan |
| 2021 | Lionel Messi |
| 2022 | Karim Benzema |
| 2023 | Lionel Messi |
| 2024 | Rodri |
| 2025 | Ousmane Dembélé |
| 2026 | Harry Kane |
Pada 2020, Ballon d’Or tidak diberikan karena France Football memutuskan membatalkan penghargaan tersebut akibat kondisi pandemi COVID-19 yang memengaruhi kompetisi sepak bola di berbagai negara.
Daftar Pemenang Ballon d’Or Putri 2018-2026
Ballon d’Or Féminin diperkenalkan pada 2018 sebagai penghargaan untuk pemain sepak bola putri terbaik. Kehadiran kategori ini menjadi langkah penting untuk memberikan pengakuan lebih besar terhadap pencapaian dan perkembangan sepak bola wanita.
Berikut daftar pemenangnya:
| Tahun | Pemenang |
|---|---|
| 2018 | Ada Hegerberg |
| 2019 | Megan Rapinoe |
| 2020 | Tidak diberikan |
| 2021 | Alexia Putellas |
| 2022 | Alexia Putellas |
| 2023 | Aitana Bonmatí |
| 2024 | Aitana Bonmatí |
| 2025 | Aitana Bonmatí |
| 2026 | Alexia Putellas |
Alexia Putellas dan Aitana Bonmatí menjadi dua nama penting dalam sejarah penghargaan putri. Keduanya menunjukkan konsistensi tinggi bersama Barcelona dan berhasil meraih trofi dalam beberapa edisi. Pada 2026, Putellas kembali menjadi pemenang setelah sebelumnya meraih penghargaan tersebut pada 2021 dan 2022.
Pemain dengan Koleksi Ballon d’Or Terbanyak

Persaingan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjadi salah satu cerita terbesar dalam sejarah Ballon d’Or modern. Keduanya mendominasi penghargaan selama bertahun-tahun dan menciptakan standar tinggi bagi pemain generasi berikutnya.
Lionel Messi menjadi pemain dengan koleksi Ballon d’Or putra terbanyak, yakni delapan trofi. Ia meraih penghargaan pada 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan 2023. Keberhasilannya ditopang oleh performa luar biasa bersama Barcelona, Paris Saint-Germain, dan tim nasional Argentina.
Cristiano Ronaldo berada di urutan berikutnya dengan lima trofi. Ia memenangkan Ballon d’Or pada 2008, 2013, 2014, 2016, dan 2017. Performa konsisten bersama Manchester United dan Real Madrid menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.
Beberapa pemain lain juga pernah memenangkan penghargaan ini lebih dari sekali, di antaranya Johan Cruyff, Michel Platini, Marco van Basten, Alfredo Di Stéfano, Franz Beckenbauer, Kevin Keegan, Karl-Heinz Rummenigge, dan Ronaldo Nazário.
Perubahan Sejarah Ballon d’Or dari Masa ke Masa
Dalam perkembangannya, Ballon d’Or mengalami sejumlah perubahan aturan. Pada awalnya, penghargaan ini hanya ditujukan bagi pemain berkewarganegaraan Eropa. Kemudian, cakupannya diperluas kepada pemain dari berbagai negara yang berkarier di klub Eropa, sebelum akhirnya menjadi penghargaan yang lebih terbuka secara global.
Ballon d’Or juga pernah digabungkan dengan penghargaan FIFA pada periode 2010 hingga 2015 dengan nama FIFA Ballon d’Or. Setelah kerja sama tersebut berakhir, France Football kembali menyelenggarakan Ballon d’Or secara terpisah. Sejak 2024, UEFA turut bekerja sama dalam penyelenggaraan penghargaan tersebut.
Penilaian pemenang mempertimbangkan performa individu, pencapaian bersama klub maupun tim nasional, serta kualitas permainan dan sportivitas. Karena itu, gelar juara tim bukan satu-satunya faktor penentu. Kontribusi pemain sepanjang periode penilaian juga menjadi bagian penting dalam menentukan pemenang.
Daftar lengkap pemenang Ballon d’Or dari 1956 hingga 2026 memperlihatkan perjalanan panjang sepak bola dunia melalui berbagai generasi pemain terbaik. Lionel Messi memimpin daftar peraih terbanyak dengan delapan trofi, disusul Cristiano Ronaldo dengan lima penghargaan. Pada edisi 2026, Harry Kane memenangkan kategori putra, sedangkan Alexia Putellas meraih kategori putri. Sejarah penghargaan ini akan terus berkembang seiring munculnya pemain-pemain baru yang mampu mencatatkan prestasi luar biasa.
FAQ
Siapa pemain dengan Ballon d’Or terbanyak?
Lionel Messi memegang rekor Ballon d’Or putra terbanyak dengan delapan trofi.
Berapa kali Cristiano Ronaldo memenangkan Ballon d’Or?
Cristiano Ronaldo telah memenangkan Ballon d’Or sebanyak lima kali, yaitu pada 2008, 2013, 2014, 2016, dan 2017.
Siapa pemenang Ballon d’Or 2026?
Harry Kane memenangkan Ballon d’Or putra 2026, sedangkan Alexia Putellas menjadi pemenang Ballon d’Or putri.
Mengapa Ballon d’Or tidak diberikan pada 2020?
Penghargaan tersebut dibatalkan pada 2020 karena pandemi COVID-19 mengganggu kompetisi sepak bola sehingga France Football memutuskan tidak memberikan trofi pada tahun itu.
Siapa pemenang Ballon d’Or pertama?
Stanley Matthews dari Inggris menjadi pemenang pertama Ballon d’Or pada 1956.
Sejak kapan Ballon d’Or putri diberikan?
Ballon d’Or Féminin pertama kali diberikan pada 2018 dan dimenangkan oleh Ada Hegerberg.
